Belajar Menanam Sayur di Pot

Jadi petani sayur- mayur dari rumah saja tidaklah khayalan. Berbekal tanah di dalam pot ataupun polybag saja, menanam aneka sayur- mayur dapat dicoba. Aku jadi semangat belajar menanam sayur di pot semenjak bergabung dengan Komunitas Pertanian Sariagri nih. Ya, untuk orang- orang yang tinggal di area sedikit lahan semacam aku, menanam sayur- mayur di pot merupakan pemecahan. Memandang“ kanak- kanak hijau” berkembang serta tumbuh ialah pengalaman mengasyikkan. Sehabis berlelah- lelah dengan pekerjaan dalam negeri, memanjakan mata dengan tumbuhan sayur di teras rumah merupakan me time yang mengasyikkan. Di tulisan kali ini aku hendak menceritakan tentang pengalaman belajar menaman sayur serta tumbuhan lain di pot. Mulanya aku maju mundur dikala hendak mengawali menanam sayur di pot. Tetapi, kala menciptakan Komunitas Pertanian Sariagri, aku jadi lebih berani mengawali. Menanam sayur di pot bukan semata- mata hobi. Terdapat banyak sekali khasiat yang didapat dari kegiatan yang perlu ketelatenan ini. Dapat buat healing, mengisi waktu dengan aktivitas berfaedah, apalagi bila hasilnya banyak dapat dijual.

Nah, ini ia beberapa alibi perlunya menanam sayur di pot.

1. Dapat Makan Sayur yang Leluasa Bahan Kimia Dengan menanam sayur sendiri di taman rumah, kita dapat membenarkan sayur- mayur hendak berkembang tanpa bahan kimia. Kita sendiri yang komsumsi sayur- mayur tersebut, telah tentu hendak dirawat dengan baik dengan kurangi paparan pestisida.

2. Dapat Dipindah- pindah Menanam sayur di pot mempunyai keunggulan dibandingkan menanam di lahan. Salah satunya merupakan dapat dipindah- pindah cocok kebutuhan. Kita dapat tempatkan pot sayur di tempat yang lebih terpapar matahari, ataupun kebalikannya memindahkannya ke tempat yang lebih teduh.

3. Low Budget Dibandingkan menanam sayur di lahan, menanam sayur di pot telah tentu lebih tidak perlu banyak bayaran alias low budget. Air yang digunakan buat menyiram tidak banyak, demikian pula dengan pupuknya. Bibit yang digunakan buat menanam pula tidak banyak. Bila sesuatu kala terjalin kandas panen, hingga kerugiannya pula tidak besar.

4. Tidak Perlu Tenaga Besar dalam Merawatnya Mengingat zona tanamnya kecil, cuma sebatas di pot, pasti tenaga yang dikeluarkan buat merawatnya lebih sedikit. Kita tidak hendak perlu waktu banyak buat mencabuti gulma alias tumbuhan pengganggu yang tiba tanpa diundang. Pengendalian hama tumbuhan pula jauh lebih gampang dibanding menanam sayur di lahan luas. Bila terdapat satu tumbuhan terindikasi terkena hama, perkaranya lebih gampang diidentifikasi serta dicarikan pemecahan.

5. Dapat Jadi Tumbuhan Hias Tumbuhan sayur dalam pot pula mempunyai sisi menawan yang dapat ditonjolkan. Semacam sahabat aku yang menjadikan tumbuhan sayurnya selaku tumbuhan indoor. Sebagian kali tumbuhan tomat yang ditanamnya dipindah ke ruang tamu buat hiasan. Apalagi bila diatur sedemikian rupa di teras, pesonanya tidak kalah dibandingkan tumbuhan bunga lho. Unik‘ kan menghias rumah dengan aneka sayur di pot? Sesungguhnya telah lama aku mau mengawali menanam sayur di pot. Memandang potret- potret orang berkebun di teras rasanya mau pula melaksanakannya. Awal mulanya aku ragu sebab belum sempat melaksanakannya. Sesuatu kali, aku mencari metode menanam kangkung di pot lewat mesin pencari Google. Terdamparlah aku di web sariagri. id, sampai kesimpulannya aku bergabung dengan Komunitas Pertanian Sariagri.

Sumber Referensi : Kabar Harian